Tampilkan postingan dengan label Belajar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Belajar. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 Februari 2014

HINDARI KEGAGALAN MELALUI MANAJEMEN WAKTU


 “Jika kita gagal merencanakan, berarti kita sedang merencanakan kegagalan”

 
Dalam menjalani roda kehidupan, manusia hanya memiliki sebuah siklus yang berujung hanya pada dua hal: SUKSES atau GAGAL. Pada dasarnya, Allah yang Maha Kuasa sudah memberikan modal yang adil pada setiap insan-Nya. Semua hamba-Nya, baik yang kaya maupun yang miskin, yang pandai maupun yang bodoh, diberi waktu yang sama: 24 jam dalam seharinya. Lalu, apa yang membuat orang itu berahkir dengan kata pandai atau bodoh, miskin atau kaya? Jawabannya adalah manejemen waktu. Semakin baik kita mengelola waktu, maka semakin baik kehidupan kita. Semua orang yang gagal sudah pasti merupakan orang yang gagal merencakan hidup mereka sendiri.


Menurut sebagian orang, waktu sehari 24 jam adalah waktu yang sangat lama. Namun sebaliknya, sebagian orang yang menganggap bahwa mereka memerlukan waktu lebih banyak lagi agar dapat mengerjakan semua tugas mereka. Banyak siswa yang mengatakan bahwa mereka sangat sibuk. Mereka bahkan tidak memiliki waktu untuk sekedar menengok PR mereka. Padahal kenyataannya, mereka memiliki waktu yang sangat longgar untuk membuka akun Facebook maupun berlama-lama di depan computer untuk main video games. Pada saat sudah deadline tugas, barulah mereka kalangkabut dan mngerjakan tugas/belajar ala kadarnya. Nah, disinilah alasan terbesar mengapa seseorang harus memiliki menejemen waktu yang baik.

Beberapa manfaat yang akan kita dapatkan dari menajemen waktu antara lain:

1.     Full Spirit!! Kita akan selalu bersemangat menjalani hidup

2.     Hidup kita menjadi seimbang, baik itu pekerjaan/pendidikan, keluarga dan refreshing

3.     Kita dapat mencapai impian kita

4.     Selalu termotivasi untuk action!

5.     Terhindar dari stress, pusing dan depresi

6.     Tugas dapat selesai tepat waktu

Nah, untuk mendapatkan manfaat itu, mulai detik ini belajarlah untuk memiliki perencanaan waktu yang baik. Ada beberapa hal yang perlu dikerjakan agar semua kegiatan yang perlu dilakukan dapar terlaksana tanpa mengganggu proses pelakasanaan kegiatan yang lain. Di bawah ini dijabarkan beberapa cara sederhana dalam memanfaatkan waktu

1. Sediakan waktu khusus untuk mengerjakan tugas atau belajar

Dalam waktu sehari, buatlah jadwal rutin untuk belajar atau menyelesaikan tugas. Jangan terlalu lama memberi alokasi waktu, karena terlalu lama berkutat dengan tugas justru akan menimbulkan beban bahkan stress. Sedikit demi sedikit, tapi teratur dan benar-benar direalisasikan.
 
2. Usahakan untuk memiliki tempat khusus

Beberapa kegiatan (misalnya belajar) membutuhkan tempat khusus agar tidak mudah “diganggu” orang lain. Carilah tempat nyaman dan paling disukai. Satu hal yang perlu dipertimbangkan: ada kalanya, jauhi kamar tidur, karena belajar di kamar hanya akan membuat kita mengantuk dan lupa pada tugas kita.

3. Review dan catat tugas mingguan di tempat yang sering dilihat

Kadang, kita lupa dengan tugas yang harus diselesaikan. Sebagai bentuk antisipasi, cobalah untuk mulai menuliskan semua tugas dalam sebuah catatan dan menempatkannya di tempat yang paling sering kita lihat. Notes kecil adalah salah satu alternative yang bisa dipakai. Jika kita sering membuka laptop, tidak ada ruginya kalau kita menuliskan tugas kita di program Sticky Notes dan memajangnya di layar desktop. Jika jarang membuka laptop atau malas menulis di notebook, menuliskan daftar antrian tugas di HP adalah pilihan yang bijaksana. Tujuannya hannya satu: membuat kita senantiasa ingat pada tugas! J

4. Buatlah skala prioritas         

Bila ada banyak hal yang harus dikerjakan, buatlah daftar kegiatan yang harus diselesaikan. Urutkan setiap tugas dalam urutan 1, 2, 3, dan seterusnya berdasarkan kepertingan atau deadline-nya. Laksanakan tugas yang paling penting terlebih dahulu, baru kemudian tugas no 2 dan seterusnya sampai selesai. Skala prioritas ini akan membuat kita bisa menyelesaikan tugas sesuai jadwal, dan menghindari stress.

5. Luangkan waktu untuk bersenang-senang

Manusia memiliki batas kemampuan. Jangankan kita, computer-pun akan jebol apabila dinyalakan non-stop tanpa jeda. Oleh karena itu, otak dan badan membutuhkan waktu untuk beristirahat sejenak. Tidak usah terlalu memaksakan diri jika kondisi fisik memang sudah tidak memadai. Lakukan hal yang bisa mengembalikan semangat seperti minum kopi, membaca novel kesukaan, sekedar jalan-jalan ke mall, atau pergi ke taman.

6. Jangan membebani diri dengan tugas yang berlebihan

Kadangkalanya karena terlalu bersemangat, kita membuat program yang amat sangat sulit dilaksanakan. Misalnya, saat kita berencana untuk mendapatkan nilai 100 di ulangan Matematika, kita berencana untuk tidak tidur semalaman. Alih-alih dilaksanakan, kita malah sama sekali tidak melaksanakan program itu karena sudah lelah membayangkan betapa mengerikannya belajar Matematika dalam waktu 6 jam. Seandainya terlaksana pun, ilmu yang kita dapat tidak dapat diserap secara optimal karena belajar terlalau lama justru akan membaut otak buntu. Oleh karena itu, buatlah perencanaan yang simple, ringan, dan sederhana agar mudah dilaksanakan.

7. Temukan dan manfaatkan waktu sempit

Saat berangkat sekolah di bus adalah salah satu waktu sempit yang bisa dimanfaatkan untuk menengok tugas kita. Daripada 10 menit dibiarkan mengalir percuma, akan lebih bermanfaat apabila kita membaca buku pelajaran yang belum sempat dipelajari sebelumnya.

8. Jangan menunda! Lakukan secara bertahap, selesaikan satu per satu!

Semua rencana yang telah kita buat akan menjadi sia-sia dan percuma jika tidak ada realisasi. Maka, mulailah untuk tidak terbiasa menunda pekerjaan. Kerjakan tugas seawal mungkin, agar nanti kita tinggal bersantai. Ingat, mengerjakan banyak tugas ibarat menaiki anak tangga setinggi 100 m. Kita tidak mungkin menapaki anak tangga langsung dari 1 ke 100, tapi harus bertahap. Satu hal yang pasti: setapak demi setapak, kita PASTI SAMPAI.

Demikianlah paparan sekilas mengenai pentingnya menejemen waktu. Selamat mencoba. God bless you. Salam dan bahagia!

Jumat, 20 April 2012

BAHASA INGGRIS YANG MENYENANGKAN

“Bu, mengapa kita harus belajar Bahasa Inggris?” Pertanyaan ini ditanyakan oleh salah seorang siswa saya di kelas 10. Well, banyak sekali alasan yang membuat kita, entah terpaksa atau dipaksa, harus belajar Bahasa Inggris. Mau tidak mau, sadar atau tidak sadar, kedudukan Bahasa Inggris bahkan sudah menggeser kedudukan bahasa daerah dalam kehidupan. Bagaimana tidak? Dalam Ujian Nasional di jenjang SMP, SMK, SMA, maupun pendidikan formal setingkatnya, kedudukan Bahasa Inggris (bersama dengan Matematika) sejajar dengan Bahasa Indonesia yang juga dipakai sebagai tolok ukur kelulusan siswa. Dalam dunia kerja-pun, suatu kemampuan berbahasa Inggris juga akan menjadi nilai lebih dari applicant yang mengajukan lamaran kerja. Jadi, dalam pemakaiannya, penggunaan Bahasa Inggris tidak jauh berbeda dengan pemakaian Bahasa Indonesia. Yang membedakan hanyalah statusnya: Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi bangsa Indonesia, sedangkan Bahasa Inggris hanya merupakan foreign language yang bukan merupakan prioritas untuk wajib dikuasai setiap warga Negara Indonesia.

Untuk mempelari suatu bahasa, dalam hal ini bahasa Inggris, diperlukan suatu usaha yang tekun dan berkesinambungan. Bagaimanapun, kita sebagai masyarakat pada umumnya bukan seorang manusia yang lahir dan besar di negara pengguna bahasa Inggris sebagai bahasa resminya. Ingat! Banyak orang yang salah kaprah, meng-claim bahwa alasan utama kita tidak dapat berbahasa Inggris selancar orang Inggris adalah ras kita yang berbeda. Anggapan itu tidak sepenuhnya benar. Andai kita lahir dan besar di London, maka kita akan dapat berbicara dan menulis selihai penduduk pribumi sana. Namun apa mau dikata? Kita terlanjur lahir dan besar di Indonesia. Jadi, salah satu upaya untuk bisa mahir bahasa Inggris adalah dengan tekun belajar dan membiasakan diri dengan memakai bahasa ini sebagai bahasa kita sehari-hari. Seperti apa kata Honda: Practice makes perfect. 

Sebagai salah satu upaya peng-integrasian bahasa Inggris dalam masyarakat Indonesi, pemerintah telah menetapkan bahwa bahasa Inggris harus diajarkan sebagai mata pelajaran wajib di tingkat SMP (dan setingkatnya), SMA (dan setingkatnya), serta SMK (dan setingkatnya). Jadi, beban untuk membuat siswa menguasai bahasa ini diberikan kepada para guru bahasa Inggris di masing-masing institusi pendidikan. Tugas guru ini bukan merupakan tugas yang mudah. Pasalnya, sebelum belajar siswa sudah memenuhi mindset mereka dengan opini bahwa bahasa Inggris adalah bahasa yang sulit untuk dipejari. Hal ini tidak lepas dari angaapan bahwa masyarakat Indonesia tidak satu rumpun dengan masyarakay Inggris, jadi sekeras apapun usaha yang ditempuh tidak akan berhasil sempurna. Di sisi lain, cara penyampaian guru dalam mengajar bahasa Inggris juga sangat menentukan motivasi dan prestasi siwa kaitannya dengan belajar bahasa.

Ada banyak sekali hal yang dapat dilakukan oleh guru untuk membuat proses belajar mengajar menjadi menyenangkan. Salah satunya adalah dengan pengoptimalan media dan teknologi yang tersedia. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat cepat memberikan dampak dalam pembelajaran. Merebaknya pornografi dan kekerasan bisa jadi memang merupakan salah satu dampak negative dari perkembangan IPTEK. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa pembelajaran yang inovatif dan kreatif juga merupakan salah satu imbas positif dari perkembangan teknologi. Jadi, tugas guru tidak hanya sekedar mengajar tentang apa dan bagaimana bahasa Inggrsi itu, tetapi juga harus mampu menciptakan suatu suasana kondusif yang mampu me-maintain siswa agar tetap termotivasi untuk belajar. Ingat, siswa akan tertarik untuk belajar suatu pelajaran jika dan hanya jika mereka memyukai cara mengajar sang guru. Penggunaan gambar, lagu, dan video yang dapat diunduh secara bebas dari internet akan lebih menarik minat siswa untuk belajar daripada melulu belajar grammar dan kosa kata dari buku.

Selain tips di atas, sesekali selipkanlah gurauan dan cerita lucu dalam kegiatan belajar mengajar. Beberapa pihak memiliki anggapan bahwa guyonan hanya akan membuang-buang waktu. Eits…jangan salah. Jangan pernah menyamakan otak manusia dengan computer yang bisa tahan berkerja non-stop tanpa istirahat. Berdasarkan riset yang dilakukan para ahli, rata-rata otak manusia hanya mampu menangkap suatu informasi dalam kurun waktu 20 menit saja. Setelah itu, otak perlu pendapat suatu penyagaran atau istirahat beberapa saat.

Jangan anggap remeh hal remeh! Dua dasar dalam belajar bahasa Inggrsi yang sangat crusial adalah masalah grammar dan vocabulary. Penguasaan grammar akan sangat besar manfaatnya dalam Written English. selebihnya, yang diperlukan adalah penguasaan kosa kata yang notabene bisa dipelajari secara autodidak sebenarnya. Namun, kebanyakan siswa selalu beralasan bahwa mereka sudah tidak punya waktu lagi untuk menemukan sendiri kosa kata dalam bahasa Inggris. maka, ini menjadi tugas guru untuk dianalisis dan kemudian diterapkan dalam kelas. ada baiknya guru menyempatkan diri untuk mengecek kemampuan kosa kata siswa untuk mengetahui seberapa jauh kemampuan mereka. Sekali lagi: jangan selalu anggap siswa tahu tentang segala yang kita bicarakan. jangan-jangan kita sebagai guru sudah cas cis cus berbicara dalam bahasa Inggris tapi justru siswa sama sekali tidak mebgerti apa yang kita bicarakan.

Pengajar yang bersemangat!! Percaya atau tidak, semangat seorang guru dalam menyampaikan materi akan sangat mempengaruhi psikologi siswa di kelas. penyampaian materi yang lemah lembut hanya akan semakin membuat siswa yang mengantuk tertidur pulas di kelas. Sebaliknya, pendidik yang mengajar dengan semangat yang tinggi akan membuat siswa bersemangat dalam belajar.

Langkah-langkah di atas hanya merupakan beberapa informasi saja untuk membuat belajar bahasa Inggris jadi menyenangkan. masih banyak lagi cara jitu untuk membuat belajar jadi indah. Selamat berkreasi!

IHT 2019

download here: https://drive.google.com/file/d/1lcitNhP0T9GSS7mMimlo9hpthf-Cn4Id/view?usp=sharing